Pasien DBD di Kota Semarang Meningkat

Kompas.com - 30/01/2009, 19:11 WIB

SEMARANG, JUMAT — Jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Semarang meningkat tajam pada Januari 2009.
    
"Jumlah penderita DBD tercatat ada 229 orang, itu berdasarkan data yang kami himpun sampai tanggal 27 Januari," kata Kepala Subbagian Informasi dan Pemasaran RSUD Kota Semarang Susanna Dwi Haryanti di Semarang, Jumat.

Ia mengatakan, sejak September 2008 jumlah penderita DBD yang dirawat di RSUD Kota Semarang terus mengalami peningkatan. Pada September, jumlah penderita ada 71 orang, Oktober sebanyak 72 orang, November 110 orang, dan 139 orang pada bulan Desember.

"Belum genap sebulan (Januari) jumlah penderita DBD mengalami peningkatan cukup tajam," katanya.

Susan memperkirakan, hingga bulan Maret 2009, penderita DBD akan bertambah karena pada bulan November hingga Maret merupakan masa rawan penyebaran wabah DBD.

"Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat selalu menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan untuk mengantisipasi terjangkitnya DBD," katanya.

Pencegahan terhadap DBD yang paling ampuh, lanjut Susan, adalah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) karena fogging (penyemprotan) tidak akan membasmi secara tuntas.

Fogging hanya mampu membasmi nyamuk-nyamuk dewasa, tetapi yang harus dibasmi sampai tuntas adalah sarang nyamuk.

Ia mengatakan, PSN sebenarnya sudah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, tetapi tetap saja banyak yang terjangkit DBD.

"Sebenarnya yang paling penting adalah kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau